GRATIS ONGKIR UP TO 15K | SETIAP PEMBELIAN SIDE BAG | GUNAKAN KODE VOUCHER "ONGKIR11" SAAT CHECKOUT

Cara Berbisnis di Situasi Pandemi

Siapa sih yang gak pengen bisnisnya berjaya? Semuanya pasti pengen bisnisnya terus meroket di tengah situasi apapun. Tapi sejak Pandemi Covid-19 menghantam dunia usaha, banyak pula yang mulai pesimis dengan kelangsungan bisnisnya. Omset menurun drastis, pelanggan juga menurun, bahkan ada yang terpaksa menutup bisnisnya karena penjualan yang semakin sepi.

Kalau kamu mengalami hal serupa jangan panik dan pesimis! Karena di dalam dunia bisnis hal seperti ini tidak hanya terjadi 1 kali atau 2 kali saja, tapi akan selalu terus terjadi. Itu sebabnya banyak orang berkata kalau berbisnis itu tidak selalu mudah akan tetapi selalu penuh dengan tantangan.

Tapi tantangan tidak selalu sulit untuk dihadapi, ada jutaan pembisnis yang awalnya gagal di tengah situasi pandemi itu tetapi setelah itu malah bisnis mereka semakin terus meroket. Bagaimana cara mereka bisa terus meroket padahal di tengah situasi pandemi seperti sekarang? Yuk, lihat caranya…

Kepercayaan Pelanggan yang Utama

Apa maksudnya? Ya! Di situasi pandemi covid-19 ini kepercayaan pelanggan menjadi semakin penting. Kenapa? Karena sekarang pelanggan menjadi semakin selektif saat memilih-milih produk/jasa yang akan mereka pakai. Apalagi tentang masalah kesehatan, apa kalian sadar kalau sekarang orang menjadi semakin sering mencuci tangan? Itu menandakan kalau orang semakin khawatir dengan kesehatan mereka. Kalau produk/jasa yang kamu tawarkan tidak bersih, atau higienis jangan mengharap pelanggan akan percaya dengan produk/jasa kamu.

Pastikan produk yang kamu tawarkan selalu bersih. Sehingga pelanggan akan mendapat kepercayaan dan akan terus membeli produk kamu

Tawarkan ke Pelanggan yang Benar-Benar Butuh Produkmu

Menurut BPS konsumsi rumah tangga Indonesia anjlok sangat dalam ke hanya 2 persen. Apa artinya? Artinya orang jadi semakin irit untuk ngeluarin uang. Kalau memang mereka tidak butuh dengan produk/jasa kamu, mereka tidak akan beli. Oleh karena itu model promosi secara massal tanpa ada target pelanggan adalah promosi yang sangat tidak efektif.

Pastikan kamu tahu siapa target Audience mu. Misalnya kamu menjual baju anak-anak, jangan tawarkan bajumu itu langsung ke anak-anak, tapi tawarkan baju itu ke para orangtua yang memiliki anak. Semakin spesifik produk yang kamu tawarkan akan semakin baik. Iklan seperti Facebook Ads dan Google memberikan pilihan penargetan yang bagus untuk bisnis kamu. Kamu bisa menarget pelanggan berdasarkan minat mereka

Online-kan Bisnismu!

Apa kamu punya toko? Kalau iya pasti kamu merasakan penurunan pelanggan yang datang ke toko kamu. Semua orang yang memiliki toko pasti merasakanannya, bahkan menurut survei jumlah pengunjung toko ritel turun sampai 80%! Penurunan yang sangat drastis

Tapi apakah itu artinya tidak ada lagi pembeli? Tentu saja tidak, ada begitu banyak pembeli yang sekarang sedang ada dirumah, menunggu kamu menawarkan produk/jasa kamu ke mereka. Oleh karena itu, ambil ponsel/laptopmu dan mulai onlinekan bisnismu. Tawarkan produk/jasamu ke mereka. Karena berdasarkan banyak pengalaman orang diluar sana, potensi menjaring pelanggan melalui online di situasi pandemi sekarang ini semakin besar. Bahkan lebih banyak orang berbelanja melalui online, jauh sebelum pandemi ini berlangsung. Jadi sebelum ada pandemi-pun orang-orang sudah mulai beronline. Oleh karena itu mulai onlinekan bisnismu!

Mulai Mencatat Keuangan Bisnismu

Apa selama ini kamu sangat jarang mencatat keuangan bisnismu? Atau malah gak pernah sama sekali? Mulai sekarang kamu harus mulai sering-sering mencatat keuangan bisnismu. Kenapa? Karena dengan mencatat keuangan bisnismu. Kamu jadi bisa tahu, gimana sih kondisi keuangan usahamu sekarang ini? Apakah untung atau rugi? Arus kasnya negatif atau positif?

Perhitungan yang kelihatannya sepele ini sebenarnya sangat-sangat penting. Kamu jadi bisa mengestimasi keuangan bisnismu kedepannya. Tahu caranya mengatus budget belanja, dan mengatur perputaran uang agar bisnismu bertahan. Tapi kalau kamu memang malas atau tidak sempat melakukan perhitungan ROI, Arus kas, Laba-Rugi dll, tenang saja karena ada banyak aplikasi yang bisa membantu kamu mencatat keuangan dan memberikan hasilnya secara otomatis.

Aplikasi "Teman Bisnis" bisa memberi kamu hasil keuangan secara otomatis

Kreatif Membuat Konten

Jangan salah, membuat konten bukan Cuma untuk menghibur saja. Tapi membuat konten juga bisa untuk menarik pelanggan. Dengan konten-konten yang menarik kamu bisa tetap terus terhubung dengan pelanggan kamu. Atau bahkan membuka ruang untuk pelanggan baru. Pastikan kamu membuat konten yang bisa memberikan solusi bagi orang-orang yang membacanya. Dengan membuat konten yang seperti itu, para pelanggan pasti akan memiliki pandangan yang baik terhadap bisnismu.

Selama kamu terus bisa mengatur budget keuangan bisnismu, kamu akan selalu bisa tahu keadaan bisnis yang kamu jalani. Dengan menekan budget pengeluaran dan memperbanyak promosi ke pelanggan yang tertarget, bisnismu akan selalu survive di tengah situasi apapun.

Walaupun gak bisa ketemu pelanggan, pastikan kamu jangan kehilangan mereka ya? Pastikan kamu selalu terhubung dengan pelanggan kamu, entah melalui website, email, atau pesan yang kamu kirimkan ke mereka. Jangan sampai karena jarang berkontak mereka jadi lupa dengan produk/jasa kamu.

Ribet Bawa Banyak Barang?
Tas Motor Anti Air OTW Bag's siap bawain barangmu