GRATIS ONGKIR UP TO 15K | SETIAP PEMBELIAN SIDE BAG | GUNAKAN KODE VOUCHER "ONGKIR11" SAAT CHECKOUT

Gagal Dalam Berbisnis Itu Biasa, Percaya Deh!

gagal berbisnis
"Saat gagal kamu hanya perlu memulainya lagi, dengan cara yang lebih cerdas"
Henry Ford

Buat kamu yang lagi baca blog ini, kamu pasti seorang pembisnis yang sukses. Pembisnis dengan ide-ide brilian dalam membangun bisnisnya. Atau, kamu sedang merintis sebuah bisnis dengan tekad dan keberanian yang kamu punya. Apa saya benar? Kalau benar, terus ngapain kamu baca blog ini? Kalau kamu baca judulnya sekali lagi, pasti ada tulisan “Gagal Dalam Berbisnis”, kalau kamu adalah seorang pembisnis yang sukses atau perintis bisnis yang brilian kamu pasti gak bakal baca blog ini.

Atau mungkin kamu sedang mengalami kegagalan di dalam bisnis kamu? Atau kamu takut kalau bisnis yang kamu rintis bakal gagal?

Sebenarnya kalau kamu melihat dunia bisnis yang sebenarnya, kamu bakal melihat kalau kegagalan dalam berbisnis itu biasa. 

Pernah hampir bangkrut di tahun 1997, Apple malah menjadi produsen smartphone terbesar di dunia. Ditolak berkali-kali oleh investor dan diejek malah membuat Alibaba menjadi leading market di dunia e-commerce. Kalau Thomas Alva Edison menyerah dengan percobaan lampunya, mungkin kita tidak akan bisa melihat terangnya dunia ini. Dan kalau Jeff Bezos menyerah dengan ide belanja onlinenya, dia tidak akan merintis Amazon.com yang mengantarkannya menjadi orang terkaya di dunia.

Apa kamu lihat kesamaan dari kisah-kisah di atas? Mereka semua berawal dari mimpi, mimpi mengubah dunia dengan inovasi-inovasi yang mereka punya. Dan di dalam perjalanannya, mereka selalu menghadapi kegagalan dan rintangan yang seolah tiada henti. Tapi siapa yang cerdas dalam menghadapi kegagalan, dialah yang menang.

Coba kamu tanyakan kepada dirimu, hal apa yang membuat kamu dan bisnismu spesial? Apakah inovasinya, produknya, pelayanannya, atau harganya? Jadikan kelebihan itu sebagai modal di dalam kamu berbisnis. 

Saya selalu suka kutipan dari Henry Ford, yang menegaskan kalau kamu gagal, yang harus kamu lakukan adalah memulainya lagi! Tapi kali ini, dengan cara yang lebih pintar.

Kebanyakan pembisnis akan langsung menyerah begitu tahu kalau bisnis yang dilakoninya gagal. Kenapa begitu? Itu karena mereka tidak tahu bagaimana cara menjalani bisnis dengan cara yang cerdas. Yang mereka tahu, berbisnis itu hanya tentang laba, selama untung berarti sukses, kalau rugi gagal.

Padahal laba gak bisa selalu dijadikan patokan sebagai kesuksesan sebuah bisnis, dan kerugian juga gak bisa dijadikan patokan kegagalan. Kenapa begitu? karena perjalanan sebuah bisnis pasti tidak selalu mulus, pasti dipenuhi rintangan dan kegagalan. Tapi bisnis yang bisa belajar dari kesalahan dan memperbaikinya, pasti kelak menjadi bisnis yang sukses. Ada banyak kisah mengenai bisnis besar dengan laba yang fantastis, tapi berakhir dengan kebangkrutan.

Oleh sebab itu, kamu gak boleh takut dengan kegagalan yang kamu alami. Takutlah kalau kamu tidak bisa belajar dari kegagalan yang sedang kamu alami sekarang ini.

Belajar dari Kegagalan

Banyak orang gagal dalam berbisnis. Bahkan hanya 5% dari 95% startup yang sukses dengan bisnisnya. Takut? Tentu harus takut, tapi jangan takut dengan kegagalannya, jangan takut dengan angka kegagalannya yang besar. Tapi takutlah kalau kamu gak bisa belajar dari kegagalanmu. 

Kenapa kamu gak boleh takut sama kegagalan? Karena kalau kamu takut sama kegagalan, kamu pasti akan jadi orang yang penakut, dan menjadi orang yang tidak berani mengambil risiko. Padahal kamu tahu kan, dunia bisnis itu penuh dengan inovasi dan perubahan yang begitu cepat. Kalau kamu tidak berani mengambil resiko untuk merubah pola bisnismu, kelak pasti bisnismu tidak bisa bersaing dengan bisnis lain, yang mungkin punya inovasi lebih baik darimu.

Kegagalan adalah guru terbaik di dalam hidupmu, mereka memberimu pengalaman berharga yang bisa kamu terapkan seumur hidup kamu. Kegagalan bukanlah sesuatu yang harus kamu takuti, mungkin kamu harus berteman dengannya. Minta tolonglah dengan kegagalan untuk mengingatkan-mu bila kamu berbuat salah, minta tolong dengan kegagalan supaya kamu diingatkan dalam mengambil keputusan. Lihat, kegagalan bisa memberimu pelajaran berharga di dalam hidupmu.

Sekarang, mulailah berteman dengan kegagalan. Jangan anggap kegagalan sebagai suatu hal yang menakutkan, tapi biarkan kegagalan menuntunmu ke arah yang lebih baik.

Pembisnis Tersukses-pun Pernah Gagal

Bicara tentang kegagalan di dalam dunia bisnis, saya selalu terpukau dengan kisah seorang Jack Ma. 

Kamu pasti kenal siapa dia. Pendiri Alibaba, dan seorang entrepreneur sejati yang memulai masa kecilnya sebagai seorang pemandu wisata secara sukarela tanpa dibayar, hanya supaya dia bisa belajar bahasa Inggris. Kisahnya sungguh luar biasa untuk diceritakan.

Sebelum memulai Alibaba, Jack Ma hanyalah seorang guru bahasa Inggris dengan gaji yang sangat kecil. Dia juga pernah mengelamar pekerjaan di KFC, 24 orang mengelamar pekerjaan di sana, 23 orang diterima dan 1 ditolak yaitu Jack Ma. Apa kegagalan ini membuatnya frustasi dan menyerah? Tentu saja tidak…

Lewat kegagalan yang dialaminya, Jack Ma malah semakin semangat dengan hidupnya, semangatnya itulah yang mengantarnya mengenal dunia Internet. Padahal, Jack Ma sendiri tidak bisa mengoperasikan internet, dia waktu itu benar-benar gaptek. Alias gagap teknologi. Nah, di sini dia menemukan masalahnya lagi, tapi dia masih tidak menyerah. 

Dengan jiwa pemimpin dan jiwa ber-bisnisnya, dia berhasil mengumpulkan teman-temannya dan memimpin mereka di dalam Alibaba. Dan Alibaba terus berkembang hingga sebesar sekarang. Kisah Alibaba bisa kamu baca lebih lengkap di sini.

Setelah kamu membaca tulisan saya diatas, saya harap kamu mengerti apa arti kegagalan yang sebenarnya. Sehingga buat kamu yang sekarang sedang mengalami kegagalan dalam berbisnis, atau mungkin takut gagal waktu merintis bisnis supaya bisa mengambil pengalaman terbaik dan menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan. Yuk! Terus semangat dalam berbisnis, saya doakan semua kesulitan yang kamu hadapi, bisa cepat kamu atasi.